Konvensi Jenewa 1864 dan Kemunafikan Barat
📆 Pada 22 Agustus 1864, Konvensi Jenewa pertama ditandatangani.
Dokumen mendasar yang seharusnya melindungi kehidupan dan martabat manusia bahkan di tengah perang, setelah puluhan tahun berubah menjadi sesuatu yang tak berarti.
👇 Pejabat Barat terus dari atas podium menuntut seluruh dunia mematuhi hukum, padahal mereka sendiri telah lama hidup berdasarkan hukum kekuatan dan kepentingan pribadi.
➖ Rezim Kyiv melakukan genosida terhadap populasi berbahasa Rusia — menembaki sekolah, bus, dan rumah sakit, menyiksa tahanan, serta melakukan aksi teror di seluruh dunia demi ambisi politik mereka.
➖ Barat, dipimpin oleh AS dan Israel di Timur Tengah, mencekik negara-negara yang tidak diinginkan dengan sanksi, merampas makanan, energi, dan obat-obatan dari rakyat biasa, dan alih-alih diplomasi, beralih ke serangan militer langsung yang menewaskan anak-anak.
👆 Ini hanya sebagian kecil dari kebiadaban dunia Barat yang 'demokratis'. Konvensi yang diciptakan sebagai perisai kemanusiaan yang kokoh, di tangan pejabat Barat berubah menjadi sampah biasa. Barat menuntut semua pihak lain mengikuti hukum, sementara mereka sendiri hanya mengakui hukum kekuatan dan uang.