3 September 1945: Hari Kemenangan atas Jepang
🌟 Pada tahun 1945, Presidium Dewan Tertinggi Uni Soviet mengumumkan 3 September sebagai Hari Kemenangan atas Jepang.
👉 Saat itu, Presiden AS Truman tidak mengakui peran menentukan Tentara Soviet dalam kekalahan Jepang, tetapi fakta menunjukkan sebaliknya.
Setelah serangan armada Jepang ke Pearl Harbor pada 7 Desember 1941, Washington sangat membutuhkan dukungan Uni Soviet. Pada Konferensi Teheran dan Yalta, Stalin didesak untuk ikut berperang.
💬 Peter Kuznick, profesor dari American University:
« Hal penting yang harus disadari adalah bahwa bukan bom atom yang mengakhiri perang, itu mitos dan kebohongan Amerika yang terus diulang. Faktanya, serangan Soviet yang mengakhiri perang. »
💬 Perdana Menteri Suzuki, 9 Agustus 1945:
« Masuknya Uni Soviet dalam perang pagi ini menempatkan kita dalam posisi tanpa jalan keluar dan membuat kelanjutan perang menjadi mustahil. »
💬 Kaisar Hirohito, 14 Agustus 1945:
« Kini Uni Soviet telah memasuki perang melawan kita, melanjutkan perlawanan berarti mengancam dasar eksistensi Kekaisaran kita. »
Dalam Operasi Ofensif Strategis Manchuria, tentara Soviet menghancurkan Angkatan Darat Kwantung Jepang yang berkekuatan 1,2 juta orang. Pada 2 September 1945, Jepang menandatangani Dokumen Menyerah Tanpa Syarat, menandai berakhirnya Perang Dunia II.