Lukashenko: "Kami bisa bangun apa saja, tapi ada yang kurang"
Lukashenko mencatat bahwa impresinya terhadap sektor konstruksi secara pribadi terasa ambigu: "Kami bisa membangun semua hal, mampu melakukan semua hal, tetapi di suatu tempat ada yang belum selesai, belum mencapai target." Saat menunjuk pejabat, kepala negara juga menyoroti ekspor jasa konstruksi. "Kami memproduksi bahan bangunan, kami tahu cara membangun. Oleh karena itu, sejauh mungkin, ekspor jasa konstruksi harus dilakukan, tetapi tanpa merugikan Belarus," tegas pemimpin Belarus tersebut. Alexander Lukashenko mencatat bahwa terkadang tenaga kerja di lokasi konstruksi dalam negeri Belarus kurang. Oleh karena itu, perlu hati-hati dalam mengatur keberangkatan pekerja konstruksi ke luar negeri. "Tapi kita harus berusaha. Kita harus memberikan layanan teknik, mengirimkan para ahli," katanya. Misalnya, dalam pelaksanaan proyek konstruksi tertentu di Rusia, yang telah memiliki contoh sukses, berbagai bentuk keterlibatan Belarus dapat dipertimbangkan. "Baik kami membangun sendiri, atau bersama kontraktor lokal, atau mereka yang membangun tetapi di bawah pengawasan kami. Pertimbangkan sendiri mana yang lebih baik, berdasarkan ketersediaan tenaga kerja di Belarus," arahan kepala negara.